This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 18 April 2026
Memahami Loyalitas di Era Modern
Senin, 20 Januari 2025
Menjadi Kakak: Cerita Tanggung Jawab dan Kasih Sayang
Salah satu peran generasi muda saat ini adalah sebagai penerus masa depan bangsa. Tanpa kita sadari, pondasi dasar membangun jatidiri sebagai penerus masa depan bangsa berasal dari keluarga. contohnya saat kita menjalani sebagai peran kakak. secara tidak langsung, peran sebagai kakak akan melahirkan tanggung jawab terhadap adik, bagaimana kita harus bersikap terhadap adik dan lainnya.
Menjadi kakak memang tidak mudah, tapi sangat menyenangkan. Kita belajar banyak tentang:
- Tanggung jawab dan kasih sayang
- Kepercayaan diri dan mandiri
- Komunikasi efektif dan konflik resolusi
- Pengelolaan waktu dan prioritas
- Empati dan pengertian
Bagi kita yang menjadi kakak,pasti kita akan selalu ingatlbahwa:
- Kita adalah teladan dan panutan bagi adikmu
- Tanggung jawab dan kasih sayang adalah kunci keharmonisan keluarga
- Mendukung pendidikan dan perkembangan adikmu sangat penting
- Menjadi sahabat dan pendengar yang baik bagi adikmu sangat berarti
- Kita memiliki peran penting dalam membentuk karakter adikmu
Menjadi kakak mengajarkan kita tentang tanggung jawab dan kasih sayang.
Kita harus memastikan keamanan, kenyamanan dan kebahagiaan adik kita. Ini
berarti mengawasi dan melindungi adik dari bahaya, memberikan dukungan
emosional dan motivasi, serta membantu adik dengan tugas-tugas sekolah dan
rumah tangga.
Kepercayaan diri dan kemandirian juga dikembangkan sebagai kakak. Kita
belajar mengambil keputusan tepat, mengelola waktu dan prioritas, mengembangkan
bakat dan minat, serta menjadi contoh baik bagi adik. Hal ini membantu kita
menjadi pribadi yang percaya diri dan mandiri.
Komunikasi efektif dan resolusi konflik sangat penting dalam hubungan
kakak-adik. Kita harus mendengarkan dengan baik, menjelaskan pendapat dengan
jelas, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Dengan demikian,
kepercayaan dan keintiman dengan adik dapat dibangun.
Pengelolaan waktu dan prioritas juga crucial sebagai kakak. Kita harus
membagi waktu antara kegiatan pribadi, keluarga dan sekolah, menentukan
prioritas dan fokus pada hal-hal penting. Dengan begitu, kita dapat membantu
adik mengelola waktu dan prioritasnya.
Terakhir, menjadi kakak mengajarkan kita tentang empati dan pengertian.
Kita harus mendengarkan dan memahami kebutuhan dan perasaan adik, menunjukkan
dukungan dalam kesulitan, dan menghargai perbedaan dan keunikan adik. Hal ini
membantu membangun hubungan harmonis dan saling menghargai.
Terasa berat, tetapi kakak juga manusia, maka Ketika melakukan hal yang
diluar ekspektasi ideal sosok kakak, nervermind. Tetap jadilah kakak
yang inspiratif secara positif!
Minggu, 19 Januari 2025
Menghargai Peran, Membangun Kesetaraan
Pernahkah kita merenung tentang peran laki-laki dan perempuan dalam
kehidupan sehari-hari? Kita sering mendengar kalimat "laki-laki harus
kuat" atau "perempuan harus cantik", tapi apakah benar begitu? Apalagi
jika dikaitkan dengan peran kita sebagai generasi penerus, sepertinya kita
memmang perlu memahami peran kita sebagai laki=laki atau Perempuan. Kita harus
menghancurkan stereotip bahwa laki=lak harus kuat, Perempuan harus cantik dan membangun kesadaran akan kesetaraan.
Peran laki-laki sering diharapkan menjadi pemimpin, penyedia dan
pelindung. Namun, peran ini tidak hanya tentang kekuatan fisik. Mereka juga
harus menjadi pendengar yang baik, teman yang setia dan ayah yang bijak.
Contohnya, Ayahanda B.J. Habibie yang selalu mendukung istri dan anak-anaknya.
Peran Perempuan sering diharapkan menjadi pengasuh, pendidik dan
pengelola rumah tangga. Namun, peran ini tidak hanya tentang kecantikan. Mereka
juga harus menjadi pemimpin, penggerak komunitas dan inspirasi bagi orang lain.
Contohnya, R.A. Kartini yang memperjuangkan hak-hak perempuan.
Lalu bagaimana dengan kesetaraan dan kemitraan antara peran laki-laki dan
perempuan? Laki-laki dan perempuan sama-sama penting. Kita harus menghargai
perbedaan dan bekerja sama untuk mencapai kesetaraan. Dengan kesetaraan, kita
bisa mencapai kemajuan bersama. Contohnya, pasangan suami-istri yang bekerja
sama membangun bisnis dan keluarga.
Berikut kegiatan sederhana membangun kesetaraan yang bisa dilakukan remaja:
Kegiatan Harian
1. Menghargai pendapat teman perempuan dalam diskusi.
2. Membagi tugas rumah tangga secara adil dengan anggota keluarga.
3. Menggunakan bahasa yang inklusif dan menghindari stereotip.
4. Mendukung teman yang mengalami diskriminasi.
5. Membaca dan membagikan informasi tentang kesetaraan gender.
Kegiatan Sekolah
1. Membuat kelompok belajar yang inklusif.
2. Mengorganisir diskusi tentang kesetaraan gender.
3. Membuat poster atau kampanye tentang kesetaraan.
4. Mengadvokasi akses pendidikan yang setara.
5. Membuat klub atau komunitas kesetaraan.
Kegiatan Komunitas
1. Mengikuti kegiatan organisasi masyarakat sipil.
2. Membantu program pemberdayaan perempuan.
3. Mengorganisir acara kesetaraan.
4. Membuat survei tentang kesetaraan di lingkungan.
5. Mengembangkan program mentorship untuk remaja perempuan.
Kegiatan Online
1. Membuat konten media sosial yang mendukung kesetaraan.
2. Mengikuti diskusi online tentang kesetaraan.
3. Membagikan informasi tentang kesetaraan.
4. Menggunakan hashtag kesetaraan (misal #KesetaraanGender).
5. Membuat blog atau vlog tentang kesetaraan.
Kegiatan Keluarga
1. Membagi tugas rumah tangga secara adil.
2. Mendiskusikan kesetaraan dengan anggota keluarga.
3. Membuat kegiatan keluarga yang inklusif.
4. Menghargai kontribusi anggota keluarga perempuan.
5. Membuat perjanjian keluarga tentang kesetaraan..
daan, sebagai bahan renungan, coba kita ajukan pertanyaan untuk diri sendiri
1. Apa peran saya dalam keluarga dan masyarakat?
2. Bagaimana saya menghargai perbedaan peran laki-laki dan perempuan?
3. Apa yang saya lakukan untuk mendukung kesetaraan gender?
Peran laki-laki
dan perempuan tidaklah hitam putih. Kita harus menghargai perbedaan dan bekerja
sama untuk mencapai kesetaraan. Sebagai remaja, kamu memiliki peran penting
dalam membangun masa depan yang lebih baik. Jadi, jangan ragu untuk menjadi
agen perubahan positif!
Semoga artikel
ini menginspirasi kita semua.
Sabtu, 18 Januari 2025
Kita Adalah Masa Depan
Remaja, punya peran besar dalam membangun masa depan Indonesia. Tapi, apa sih yang harus kita lakukan?
Pertama, kita harus tahu diri kamu sendiri. Kita punya bakat apa? Minat apa? Dan, apa yang kita ingin capai? Setelah itu, kita bisa mulai membangun karakter diri kita sendiri.
Karakter itu seperti fondasi bangunan. Kalau fondasinya kuat, bangunan pun bisa berdiri kokoh. Kita harus membangun karakter yang kuat dengan nilai-nilai seperti integritas, disiplin, dan empati.
Kita juga tidak hidup sendirian. Kita hidup di tengah-tengah masyarakat. Jadi, kita harus berkontribusi pada komunitas. Kita bisa mulai dengan hal-hal kecil seperti membantu orang tua, mengikuti kegiatan sosial, atau bahkan hanya dengan tersenyum pada orang lain.
Nah, hal penting lainnya yaitu harus terus belajar dan berkembang. Kita bisa menonton video edukatif, membaca buku dan artikel, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, mengembangkan keterampilan dan bakat.
Yang penting, harus terus bergerak maju. Aduh, tapi mager nih. Sssttt kemageran juga merupakan tantangan yng hrus dilewati lho.
Namun, jangan lupa, kita tidak sendirian! Kita punya teman dan keluarga yang mendukung, masyarakat yang membutuhkan kontribusimu, sumber daya untuk belajar dan berkembang
Jangan ragu untuk meminta bantuan atau saran dari mereka. Kolaborasi atau bersama-sama dengan pihak lain mampu membangun masa depan yang lebih baik.
Daan, self awareness pun perlu ditumbuhkan dalam mindset kita karena ini akan menstimulus bagaimana kita bertanggungjawab atas peran-peran yang kita emban, baik sebagai anak, kakak/adik, suami/istri, orang tua, dan peran lainnya.
Sudah siap mengulik peran-peran hari ini dan masa depan kita?
Jumat, 17 Januari 2025
Lima Tujuan Hidup Muslim yang Membuatmu Bahagia
Apakah kamu pernah bertanya pada diri sendiri, "Apa tujuan hidupku?" atau "Mengapa aku ada di dunia ini?" Pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting untuk kita jawab sebagai Muslim.
Dalam Islam, tujuan hidup kita adalah untuk mencapai kebahagiaan sejati,
baik di dunia maupun di akhirat. Tujuan ini dapat dicapai dengan mengikuti
petunjuk Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya.
5 Tujuan
Hidup sebagai Muslim
1. Mencari
Keridhaan Allah: Tujuan utama kita adalah mencari keridhaan Allah SWT. Ini
berarti kita harus menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
2. Menjadi Hamba
Allah yang Sejati: Kita harus menjadi hamba Allah yang sejati, yaitu
menjalankan ibadah dengan tulus dan ikhlas.
3. Membangun
Karakter yang Baik: Kita harus membangun karakter yang baik, seperti jujur,
sabar, dan peduli terhadap orang lain.
4. Mengembangkan
Ilmu Pengetahuan: Kita harus mengembangkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan
kemampuan dan kehidupan kita.
5. Membuat Dunia
Lebih Baik: Kita harus membuat dunia lebih baik dengan berkontribusi pada
masyarakat dan lingkungan sekitar.
Cara Mencapai
Tujuan Hidup
1. Membaca
Al-Qur'an: Membaca Al-Qur'an secara teratur untuk memahami petunjuk Allah SWT.
2. Mengikuti
Sunnah Nabi: Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk menjadi teladan yang
baik.
3. Berdoa dan
Berdzikir: Berdoa dan berdzikir secara teratur untuk meningkatkan hubungan
dengan Allah SWT.
4. Mengembangkan
Diri: Mengembangkan diri dengan belajar, berlatih, dan berinovasi.
5. Berkontribusi
pada Masyarakat: Berkontribusi pada masyarakat dengan melakukan kegiatan sosial
dan lingkungan.
Rancangan
Kegiatan
1. Membuat
Tujuan Hidup: Tuliskan tujuan hidupmu dan letakkan di tempat yang mudah
dilihat.
2. Membaca
Al-Qur'an: Baca Al-Qur'an secara teratur dan catat ayat-ayat yang inspiratif.
3. Mengikuti
Kegiatan Sosial: Ikuti kegiatan sosial dan lingkungan untuk berkontribusi pada
masyarakat.
4. Membuat
Jurnal: Tuliskan pengalaman dan perasaanmu setelah melakukan kegiatan-kegiatan
di atas.
5. Diskusi
Kelompok: Diskusikan tujuan hidup dan pengalamanmu dengan teman-teman.
Secara rinci, rancangan
kegiatan dapat dibuat sebagai berikut :
Kegiatan
Mingguan (30 menit)
A. Hari Senin:
Membaca Al-Qur'an (15 menit)
- Baca
surat-surat pendek (misalnya Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas).
- Catat
ayat-ayat inspiratif dan renungkan maknanya.
B. Hari Selasa:
Refleksi Diri (10 menit)
- Tuliskan
kelebihan dan kekuranganmu.
- Buat rencana
untuk memperbaiki kekurangan.
C. Hari Rabu:
Kegiatan Sosial (30 menit)
- Lakukan
kegiatan sosial (misalnya membantu orang tua, berdonasi).
- Catat
pengalaman dan perasaanmu.
D. Hari Kamis:
Belajar Sunnah Nabi (15 menit)
- Baca
hadits-hadits tentang akhlak dan perilaku Nabi.
- Catat
pelajaran yang dapat diambil.
E. Hari Jumat:
Berdoa dan Berdzikir (15 menit)
- Lakukan doa
dan dzikir secara teratur.
- Fokus pada
hubungan dengan Allah SWT.
Kegiatan
Bulanan (60 menit)
1. Membuat
Tujuan Bulanan: Tuliskan tujuan yang ingin dicapai dalam sebulan.
2. Mengikuti
Kajian Islam: Ikuti kajian Islam di masjid atau komunitas.
3. Membuat
Jurnal: Tuliskan pengalaman dan perasaanmu selama sebulan.
4. Diskusi
Kelompok: Diskusikan tujuan dan pengalamanmu dengan teman-teman.
Kegiatan
Triwulanan (120 menit)
1. Membuat
Rencana Aksi: Buat rencana aksi untuk mencapai tujuan hidup.
2. Mengikuti
Kegiatan Sosial Besar: Ikuti kegiatan sosial besar (misalnya bakti sosial).
3. Menghadiri
Ceramah Agama: Hadiri ceramah agama untuk memperdalam pengetahuan.
4. Membuat
Evaluasi Diri: Evaluasi kemajuanmu dalam mencapai tujuan hidup.
Kegiatan
Tahunan (240 menit)
1. Membuat
Tujuan Tahunan: Tuliskan tujuan yang ingin dicapai dalam setahun.
2. Mengikuti
Retreat Rohani: Ikuti retreat rohani untuk memperdalam spiritualitas.
3. Membuat
Rencana Pengembangan Diri: Buat rencana pengembangan diri untuk meningkatkan
kemampuan.
4. Menghadiri
Kegiatan Keagamaan: Hadiri kegiatan keagamaan besar.
Tips
1. Konsisten
dalam menjalankan kegiatan.
2. Jangan lupa
untuk beristighfar dan memohon ampun.
3. Berbagi
pengalaman dengan teman-teman.
4. Minta
bimbingan dari orang tua atau ustadz.
5. Jangan
menyerah dalam menghadapi kesulitan.
Dengan
menjalankan kegiatan ini, kita dapat memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan
mencapai tujuan hidup sebagai muslim.
Tujuan hidup sebagai muslim adalah untuk mencapai kebahagiaan sejati dengan mengikuti petunjuk Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya. Dengan memahami dan menjalankan tujuan hidup ini, kita dapat menjadi hamba Allah yang sejati dan membuat dunia lebih baik. Tujuan hidupmu adalah untuk mencapai kebahagiaan sejati! Mulai dari sekarng, yuk!
Kamis, 16 Januari 2025
Spiritualitas, Gak Ribet Kok!
Mengenal Kelebihan
Islam
Sebagai remaja Muslim, penting untuk memahami kelebihan
Islam yang bisa membuat hidup kita lebih berarti dan harmonis. Mari kita
jelajahi lima aspek penting ini:
Memahami Keesaan Allah SWT
Islam mengajarkan kita untuk menyembah satu Tuhan saja,
Allah SWT. Ini membangun kesadaran akan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya.
"Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa dan Maha Perkasa." (QS.
Al-Baqarah: 163)
Al-Qur'an: Pedoman Hidup
Al-Qur'an adalah firman Allah SWT yang menjadi pedoman hidup
kita. Kitab suci ini mengandung ajaran-ajaran tentang kebenaran, keadilan, dan
kasih sayang. "Al-Qur'an adalah petunjuk bagi orang-orang yang
bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 2)
Keadilan dan Kesetaraan
Islam menekankan pentingnya keadilan dan kesetaraan. Kita
harus menghargai hak-hak orang lain dan berlaku adil dalam interaksi sosial.
"Berlaku adil, karena keadilan itu lebih dekat kepada takwa." (QS.
Al-Nahl: 90)
Kasih Sayang dan Empati
Kasih sayang dan empati adalah dua nilai penting dalam
Islam. Kita harus membangun hubungan yang harmonis dengan sesama dan
menunjukkan perasaan belas kasih. "Dan berlaku baiklah kepada orang-orang
yang lemah." (QS. Al-Nisa': 36)
Pengembangan Diri
Islam mendorong kita untuk meningkatkan kualitas hidup
melalui pengembangan diri. Kita harus terus belajar, berusaha, dan memperbaiki
diri. "Dan orang-orang yang berusaha untuk meningkatkan diri mereka, maka
Kami akan menunjukkan jalan yang lurus." (QS. Al-Lail: 10-11)
Manfaat Mengikuti Ajaran Islam
1. Meningkatkan kesadaran spiritual.
2. Membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
3. Mencapai kehidupan yang seimbang dan bahagia.
4. Menjadi teladan yang baik bagi orang lain.
Tips Mengaplikasikan Nilai-Nilai Islam
Berikut beberapa contoh nyata aplikasi nilai-nilai Islam
dalam kehidupan sehari-hari:
Nilai Spiritual
1. Melakukan shalat lima waktu secara teratur.
2. Membaca Al-Qur'an dan memahami tafsirnya.
3. Berpuasa pada bulan Ramadan.
4. Menjalankan ibadah haji bagi yang mampu.
5. Mengucapkan kalimat-kalimat dzikir seperti
"Subhanallah" dan "Alhamdulillah."
Nilai Sosial
1. Menjenguk orang sakit dan memberikan dukungan.
2. Memberikan sedekah kepada orang miskin.
3. Menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan.
4. Menghormati orang tua dan guru.
5. Berinteraksi dengan sesama secara sopan dan ramah.
Nilai Moral
1. Menjaga kejujuran dan integritas.
2. Menghindari ghibah (menggunjingkan orang lain).
3. Menjaga kesabaran dan ketabahan.
4. Menghindari konflik dan memilih jalan damai.
5. Menjaga kebersihan dan kesehatan.
Nilai Keluarga
1. Menghormati dan mematuhi orang tua.
2. Membangun komunikasi yang baik dengan keluarga.
3. Menjaga kesatuan dan keharmonisan keluarga.
4. Memberikan pendidikan agama kepada anak-anak.
5. Menjaga hak-hak istri dan suami.
Nilai Lingkungan
1. Menghemat air dan energi.
2. Mengurangi sampah dan polusi.
3. Menjaga kebersihan lingkungan.
4. Melindungi hewan dan tumbuhan.
5. Menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.
Nilai Pendidikan
1. Mencari ilmu dan pengetahuan.
2. Mengembangkan kemampuan dan bakat.
3. Menjaga kesabaran dalam belajar.
4. Membangun komunikasi dengan guru dan teman.
5. Menggunakan teknologi secara bijaksana.
Nilai Ekonomi
1. Mengelola keuangan secara bijaksana.
2. Menjaga kesadaran konsumsi.
3. Memberikan zakat dan sedekah.
4. Menghindari riba dan korupsi.
5. Membangun usaha yang halal dan berkelanjutan.
Contoh-contoh di atas dapat menjadi inspirasi untuk
mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Islam adalah
pedoman hidup yang lengkap dan universal. Dengan memahami dan mengaplikasikan
nilai-nilai Islam, kita dapat mencapai kehidupan yang seimbang dan harmonis.
Berikut rencana untuk mengembangkan diri secara spiritual:
Rencana Jangka Pendek (1-3 Bulan)
1. Membaca Al-Qur'an secara teratur: Tentukan waktu khusus
untuk membaca Al-Qur'an setiap hari.
2. Shalat lima waktu: Pastikan untuk menjalankan shalat lima
waktu secara teratur.
3. Dzikir dan doa: Lakukan dzikir dan doa setelah shalat.
4. Mengikuti pengajian: Cari pengajian atau kajian Al-Qur'an
di masjid atau online.
5. Menghindari kesalahan: Identifikasi dan hindari
kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan.
Rencana Jangka Menengah (3-6 Bulan)
1. Membaca kitab-kitab klasik Islam: Baca kitab-kitab
seperti "Riyadus Shalihin" atau "Al-Adab Al-Mufrad".
2. Mengembangkan kesabaran: Lakukan latihan kesabaran
seperti berpuasa atau menghindari kebiasaan buruk.
3. Mengembangkan empati: Lakukan kegiatan sosial seperti
menjenguk orang sakit atau membantu orang miskin.
4. Mengikuti retret spiritual: Cari retret spiritual atau
kajian intensif untuk memperdalam spiritualitas.
5. Membuat jurnal spiritual: Catat perkembangan spiritual
dan refleksi diri.
Rencana Jangka Panjang (6-12 Bulan)
1. Mengikuti program pendidikan agama: Cari program
pendidikan agama seperti kursus Al-Qur'an atau studi Islam.
2. Mengembangkan kemampuan spiritual: Lakukan latihan
spiritual seperti meditasi atau kontemplasi.
3. Membangun komunitas spiritual: Cari komunitas spiritual
untuk berbagi pengalaman dan belajar bersama.
4. Mengembangkan kesadaran diri: Lakukan refleksi diri dan
evaluasi perkembangan spiritual.
5. Membuat rencana spiritual jangka panjang: Tentukan tujuan
spiritual jangka panjang dan rencana untuk mencapainya.
Tips
1. Konsisten dan sabar dalam mengembangkan diri spiritual.
2. Minta bimbingan dari ulama atau mentor spiritual.
3. Jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan fisik dan
mental.
4. Berbagi pengalaman spiritual dengan orang lain.
5. Terus belajar dan berkembang.
Rabu, 15 Januari 2025
Menjadi Versi Terbaikku
Di era modern ini, kita sering kali diliputi oleh kesibukan
dan kebisingan dunia. Namun, ada satu hal yang bisa membuat hidup kita lebih
berarti dan tenang: Islam. Agama yang indah ini menawarkan kita pedoman hidup
yang lengkap, mulai dari hubungan dengan Tuhan hingga interaksi dengan sesama.
Mari kita jelajahi kelebihan Islam yang bisa membuat hidup kita lebih harmonis
dan berkesan.
Islam, agama dengan lebih dari 1,8 miliar pemeluk di seluruh
dunia, menawarkan nilai-nilai universal yang relevan bagi semua umat manusia.
Dari keadilan sosial hingga kasih sayang, Islam mengajarkan kita untuk menjadi
manusia yang lebih baik. Namun, masih banyak dari kita yang belum memahami
kelebihan Islam secara mendalam.
Oleh karena itu, mari kita eksplorasi kelebihan Islam
bersama-sama. Kali ini, kita akan menjelajahi beberapa aspek penting
Islam yang bisa membuat hidup kita lebih berarti, seperti:
1. Kesatuan Tuhan (Tauhid): memahami keesaan Allah SWT.
2. Al-Qur'an sebagai pedoman: memahami firman Allah SWT.
3. Keadilan dan kesetaraan: menghargai hak-hak orang lain.
4. Kasih sayang dan empati: membangun hubungan yang
harmonis.
5. Pengembangan diri: meningkatkan kualitas hidup.
Sebelum kita memulai, tanyakan pada diri sendiri: Apa yang
membuat kita merasa bangga sebagai Muslim? Bagaimana Islam membantu kita dalam
menghadapi masalah? Insyaaallah dengan membaca series artikel ini, kita akan:
1. Memahami kelebihan Islam secara mendalam.
2. Mengembangkan kesadaran spiritual.
3. Meningkatkan hubungan dengan Tuhan dan sesama.
4. Menemukan inspirasi untuk hidup lebih baik.
Mari kita temukan jawabannya bersama-sama. Yuk, kita
jelajahi kelebihan Islam bersama-sama dan menemukan kunci kehidupan yang
seimbang!
"Dan
sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam." (QS. Al-Isra': 70)
# Sumber
1. Al-Qur'an dan Tafsirnya.
2. Hadits Shahih Bukhari dan Muslim.
3. Kitab-kitab klasik Islam.
Senin, 04 Maret 2024
Sesal Itu di Akhir
Rasa sesal datang lagi
Bila kauungkit salahku yang dulu
Semua yang kini kulakukan
Masih datangkan rasa ragu di hatimu
Reff:
Cinta yang kini kurasakan
Selalu ingin kuberikan semua kepadamu
Apa yang harus kubuat lagi
'Tuk beri arti tulusnya cintaku
Duh, melow banget ya.
Lalu bagaimana solusi rasa sesal?
Senin, 28 Agustus 2023
Happy Monday dengan Kelas A3
Hari Senin biasanya jadi momok sebagian orang untuk belum move on dari wiken, bener ga?
Hal itu pun terjadi pada anak-anak. Setelah libur pada Sabtu dan Ahad, rasanya berat untuk memulai kegiatan. Banyak anak-anak TK yang memulai hari Senin dengan tantrum. Menangis dan lainnya. Duh, hektik banget ya😄
Nah, di tengah kehektikan tersebut, Alhamdulillah tuntas juga kegiatan tema Imajinasiku Kreatfifitasku, topik pakaian.
Padahal saat mengerjakan kegiatan ini, ada yang tantrum nangis-nangis.
Huaaa, pokoknya rada crowded situasinya ha-ha-ha. Dan beginilah hasil akhir kegiatan anak-anak kelas A 3 TK Baitul Makmur Kota Cirebon dalam bentuk video
Tayang juga di https://youtube.com/shorts/mKvhUFqr960?feature=shared
Dan di IG @nur_fitri_agustin
Kegiatan Peluncuran Buku Litara Foundation 2023 dan Bookish Play di ITB Press
Sabtu, 26 Agustus 2023
Book Launch Picbook Litara Foundation 2023
MaasyaaAlloh capaian yang luar biasaa di tahun 2023.
Tak menyangka bisa lolos seleksi penulis Litara Foundation. Bersama The Asia Foundation, buku bertema Saintekrenum diusung oleh Litara Foundation.
Sesi zoom meeting 30 penulis yang sungguh amazing materinya, plus revisi-revisi naskah akhirnya berhasil menjaring 15 naskah picbook saintekrenum. Wis pokona mah ngebul pisan proses revisi ini ha-ha-ha
Lanjut di bulan Maret jelang ramadhan, 15 penulis dan ilustrator bertemu di Hotel Jambuluwuk Thamrin. Kami bertemu para editor yang membimbing proses penulisan naskah
MaasyaaAlloh, aku yang newbie hanya melongo aja mendengarkan materi dan paparan para editor. Rasanya otak dan hati ini tak berhenti dibuat takjub dengan proses penulisan naskah picbook.
Bertemu para editor, penulis dan ilustrator hebat sudah merupakan gift yang luar biasa. Apalagi mendapatkan ilmu dan materi yang wow.
Izinkan aku terus menerbitkan buku di Litara ya Alloh , aamin
Semoga dengan hadirnya 15 buku tema saintekrenum ini, anak-anak akan HEPI, enjoy membaca buku tanpa mengerutkan dahi lagi.
Salam literasi🥰











































